Mungkin selama ini kau belum begitu menyadari..
bahwa aku adalah gurumu yang selalu mencintaimu, menyayangimu, memperhatikanmu, dan selalu mengistimewakanmu. Tapi mengapa engkau kurang menyadarinya ? mengapa terkadang sikapmu membuat gurumu susah, resah, dan gelisah ? mengapa terkadang sikapmu acuh tak acuh ? dan mengapa terkadang sikapmu sungguh menjengkelkan?
Muridku yang aku cintai,,,
Pernahkah terdetik di hatimu untuk membuat gurumu bahagia ? Pernahkah tedetik sedikit saja dalam hatimu untuk membuat gurumu senang ?. Padahal, seandainya kau tahu apa yang ada dalam hatiku, apa yang ada dalam pikiranku dan juga sanubariku, …Betapa besarnya cintaku padamu...
Kau adalah satu-satunya harapanku, untuk meneruskan cita-citaku. Kau adalah satu-satunya harapanku, untuk meneruskan Perjuanganku. Bukan dia,, dan bukan pula mereka.
Muridku, Do’aku selalu menyertai dalam setiap langkah dan perjuanganmu....
Muridku, Do’aku selalu menyertai dalam setiap langkah dan perjuanganmu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar