Selamat datang di Serba serbi MTsS Nagari Binjai & MAS Tigo Nagari Kec. Tigo Nagari Kab. Pasaman- Tak ada guru yang tidak cinta dan tidak sayang kepada anak didiknya,guru diamanahkan untuk memberi ilmu bermanfaat bagi anak didik juga sedapat mungkin membentuk karakter anak didik menjadi anak-anak yang baik, Harapan seorang guru adalah agar kelak nanti anak-anaknya dapat berguna bagi orang tuanya, masyarakat, bangsa. sekurang-kurangnya bagi dirinya sendiri. Meskipun kita tahu semua harapan itu tidak akan pernah sempurna, tapi tetap terus berusaha mempersiapkannya menjadi anak-anak yang sukses....!!

Sabtu, 16 Juli 2016

Acara Perpisahan Kelas IX MTsS Nagari Binjai Tahun 1437 H/2016 M

👋 Selamat Jalan Murid-murid kami semua, wujudkan Mimpi-Mimpimu


Hari ini kamis, 2 juni 2016 , adalah hari yang sangat berbahagia buat murid-murid kami. Hari ini tepatnya sekolah kami MTsS Nagari Binjai mengadakan acara perpisahan atau PISAH KENANG untuk kelas IX yang akan lulus tahun ini. Sekalipun murid-murid kami masih harus menunggu pengumuman Ujian Nasional (UN), sebagai hari bahagia bagi mereka, jika nanti mereka dinyatakan LULUS UN. Namun, acara Pisah Kenang ini setidaknya bisa meredam gejolak penasaran yang ada di dada mereka. Mereka bisa menghibur diri dan memuaskan diri mereka dengan berfoto bersama-sama teman, guru mereka tercinta

Kata Orang bijak, "ada pertemuan ada pula perpisahan". Begitulah dengan para siswa kami tercinta, mereka mulai diterima di sekolah kami dalam keadaan penuh harapan. Mulai dari proses Penerimaan Siswa Baru (PSB) 3 tahun lalu, kemudian mereka dibina, diajarkan, dididik, dibimbing, diarahkan, diatur, hingga mungkin disayangi oleh guru mereka, laksana seorang ayah dan ibu yang menyayangi anak tercinta mereka. Hingga hari ini, mereka harus berpisah dengan kami para gurunya. Mudah-mudahan saja ilmu yang diberikan selama 3 tahun bisa menjadi anak tangga yang kokoh untuk menaiki tangga berikutny. 

Sebagai guru yang tugasnya mendidik dengan hati, tentu saja banyak suka dan duka bersama murid-muridnya. Sebagai murid, tentu saja mereka kadang-kadang membuat senang dan bangga guru mereka. Tetapi tidak sedikit juga para murid yang kadang-kadang membuat jengkel dan marah gurunya. Tetapi guru tetaplah guru. Dia harus berlapang dada dan senang memberi maaf kepada kesalahan-kesalahan murid-muridnya

Marahnya guru kepada murid bukanlah seperti marahnya Polisi kepada Penjahat. Tetapi marahnya guru adalah marah sayang. Itu ibarat marahnya Ayah dan Ibu kepada Anaknya. 

Pesan & Kesan

Wahai murid-muridku sayang, gurumu ibarat obor penerang. Cahaya yang diberikan oleh guru-gurumu harus kau bawa ke tempat kegelapan agar bisa menjadi penerang di tengah kegelapan itu. Habis Gelap Terbitlah Terang, demikian pesan ibunda pahlawan RA Kartini. Dari Kegelapan Menuju Terang Benderang (minaz zulumati ilannuur), demikian agama kita menjelaskan. Wujudkan mimpi-mimpi indahmu. Kelak kau akan tahu apa makna kehidupan. Tetapi berjalanlah di rel kehidupan yang benar. Patuhilah segala rambu dan aturan. Karena itulah yang dapat membawamu kepada jalan keselamatan.

Selamat Jalan Murid-muridku tercinta. Di pundakmu harapan kami, harapan keluarga dan harapan bangsa berada.

"Harungilah lautan cita-citamu do,a kami selalu menyertaimu"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar